Wednesday, February 1, 2017

WPAP

WPAP atau Wedha's Pop Art Potrait adalah suatu gugus seni ilustrasi potret wajah yang bersaling-silang secara geometri dengan penggunaan kontradiksi warna-warna khusus. Dimensi dari gambar yang di-trace (gambar ulang dengan acuan) tidak berubah, sehingga penampakan akhir dari objek yang di transformasi jelas dan menyerupai aslinya sehingga mudah dikenali.
Teknik melukis ini ditemukan oleh Wedha Abdul Rasyid, seniman grafis asal Pekalongan, Jawa Tengah, pada tahun 1990. Awal kepopuleran WPAP adalah ketika digunakan untuk mengilustrasi cerita-cerita karya Arswendo Atmowiloto dan Hilman Hariwijaya di majalah Hai.

Ada yang unik dari proses ditemukannya ilustrasi grafis ini, Wheda mengakui dalam membuat gambar-gambar ilustrasi dengan acuan foto asli mempunyai tingkat kesulitan cukup tinggi terutama menyangkut kesesuaian warna kulit dan kehalusan goresan. 

Friday, December 16, 2016

Kaligrafi Kuningan


Utk kreasi perdana ini, kami akan berbagi tutorial cara membuat kaligrafi dari plat kuningan atau tembaga,

Bahan yang dibutuhkan;
1. Plat kuningan/tembaga 0,2 mm atau sesuai kebutuhan
2. Triplek (ukuran sesuai kaligrafi)
3. Lem (kami biasa menggunakan Fox Prima-D)
4. Koran bekas
5. Cairan brasso
6. Minyak tanah

Monday, December 5, 2016

Anakku Perempuan Kedua


Dengan harapan ingin mencoba menggunakan salah satu fasilitas kesehatan yang diperuntukkan bagi seluruh rakyat Aceh, Sabtu 16 Juli 2011 pukul 2.00 dini hari, dengan tergesa-gesa kami menuju rumah sakit ibu dan anak Aceh di Banda Aceh, sang ibu sudah tak kuasa menahan sakit akibat aktifitas dari sang bayi dijaninnya.

Wednesday, November 23, 2016

Irama Hidup


Berlari-larian dihalaman rumah kontrakan
loncat sana - loncat sini diatas rumput yang sedikit tandus
Tak ada lelah walau tubuh penuh peluh
bermain bersama, bersama-sama nikmati hari
tanpa mengeluh